Tips Sukses Jualan Jajanan Kue Leker Laris Manis Setiap Hari
Ditulis oleh : Dunia Makanan : 22 September 2025
Kue leker adalah jajanan legendaris Indonesia yang sampai sekarang tetap eksis, Dengan harga murah, rasa renyah, dan topping yang bisa divariasikan, kue leker selalu punya pasar. Tapi, sekadar berjualan saja tidak cukup.
Agar jualan kue leker laris setiap hari, perlu strategi khusus, mulai dari resep, inovasi, hingga promosi online.
Membedah tuntas strategi sukses jualan kue leker, mulai dari modal, resep dasar, variasi kekinian, tips memilih lokasi, hingga promosi di media sosial.
Sebelum lanjut, kamu juga bisa cek Resep Jajanan Kue Leker Renyah dan Mudah Dibuat di Rumah
.
Baca juga: Resep Jajanan Kue Leker Renyah dan Mudah Dibuat di Rumah
Mengapa Kue Leker Masih Laris Hingga Sekarang?
Kue leker punya daya tarik unik:
- Harga terjangkau → bisa dinikmati semua kalangan,
- Rasa universal → manis, gurih, renyah, disukai anak-anak maupun orang dewasa,
- Fleksibel topping → mudah beradaptasi dengan tren kuliner modern,
- Bahan mudah didapat → tidak butuh modal besar untuk memulai.
Resep Dasar Kue Leker untuk Jualan
Bahan Adonan :
- Tepung terigu 250 gr,
- Telur 1 butir,
- Gula pasir 3 sdm,
- Susu cair 400 ml,
- Vanili bubuk ½ sdt,
- Baking powder ½ sdt.
Isian Favorit:
- Pisang kepok + gula pasir (klasik),
- Meses coklat,
- Keju parut,
- Selai kacang.
Cara Membuat:
- Campur bahan hingga halus,
- Panaskan teflon, tuang adonan tipis,
- Tambahkan topping,
- Lipat, tekan, masak sampai renyah.
Lihat juga: Jajanan Pasar Kekinian yang Lembut, Legit, dan Laris untuk Jualan
Strategi Jualan Agar Laris Manis
Pilih Lokasi Strategis:
- Depan sekolah → target anak-anak,
- Dekat kampus → mahasiswa suka jajanan murah,
- Area keramaian → pasar, alun-alun, CFD.
Harga Kompetitif
Pastikan harga ramah kantong, misalnya Rp 3.000–Rp 5.000 per buah.
Inovasi Produk:
- Leker isi Nutella,
- Leker oreo keju,
- Leker pedas isi sosis,
Pelayanan Ramah
Senyum dan cepat melayani bisa bikin pelanggan balik lagi.
Estimasi Modal dan Keuntungan
- Modal awal ± Rp 500.000 (bahan + teflon + kompor),
- Modal harian ± Rp 100.000 (tepung, telur, pisang, topping),
- Produksi 50–70 leker/hari,
- Omzet Rp 250.000–350.000/hari,
- Keuntungan bersih 2–3 kali lipat modal harian.
Promosi Jualan Kue Leker
Promosi Offline:
- Pasang spanduk sederhana,
- Bagikan tester gratis,
- Diskon beli 5 gratis 1.
Promosi Online:
- Gunakan Instagram & TikTok (posting proses masak),
- Masuk ke GoFood/GrabFood,
- Buat konten “ASMR Leker Renyah” → banyak disukai netizen.
Branding:
- Pilih nama brand unik, contoh: “Leker Legend”, “Leker Kekinian 99”, atau “Leker Mania”,
Tips Responsif Menghadapi Tren
- Ikuti tren topping: misalnya red velvet, matcha, atau boba,
- Pantau kompetitor: cari ide dari pedagang lain,
- Sesuaikan musim: saat bulan Ramadhan, bisa jadi takjil favorit.
Mengapa Bisnis Kue Leker Ramah UMKM
Kue leker cocok untuk UMKM karena:
- Modal kecil,
- Bisa dikerjakan sendiri atau dengan keluarga,
- Tidak butuh keterampilan rumit,
- Mudah berkembang ke skala franchise.
Jika kamu tertarik dengan jajanan pasar lainnya, cek juga:
Resep Klepon Tradisional Isi Gula Merah
Resep Dadar Gulung Hijau Isi Kelapa
Resep Serabi Solo Lembut dan Gurih
Sukses jualan kue leker tidak hanya soal resep, tapi juga strategi. Mulai dari lokasi, harga, inovasi topping, hingga promosi online, semua harus diperhatikan.
Kue leker adalah jajanan tradisional yang bisa dibawa ke ranah modern dengan sedikit kreativitas. Jika dikelola dengan baik, usaha kecil ini bisa berkembang menjadi bisnis besar.
Jadi, jangan ragu memulai! Modal kecil, untung besar, dan peluang sukses terbuka lebar.







0 comments:
Catat Ulasan